
Selain pakaian dan aksesoris, sepatu menjadi benda yang sering menempel di tubuh kita.
Selain digunakan sebagai alas kaki, sepatu juga dimanfaatkan sebagai sarana peningkat rasa percaya diri pada seseorang.
Sepatu dengan merek atau model tertentu dipercaya dapat membuat penggunanya jauh lebih berkarisma.
Nahasnya, sepatu juga dapat menjadi sumber mala petaka bagi sebagian orang.
Mia Wills, seorang anak perempuan harus mendapati kakinya berlumuran darah setelah mengenakan sepatu baru yang terbuat dari bahan plastik.
Baru sepuluh menit mengenakannya, Little Mia langsung merintih, menangis, dan menunjuk ke arah sepatunya.
Kejadian ini berawal ketika ibu Mia, Jessica sedang membantu anak perempuannya yang lain untuk bersiap-siap ke sekolah.
Mia berinisiatif untuk mengambil sepatu tersebut dan mengenakannya sendiri.
Mulanya, Jessica hanya mengendorkan ikatan sepatu Mia saat ia merengek kesakitan.
Namun rupanya kondisi anak kesayangannya ini semakin memburuk.
Alhasil, Jessica dibuat kaget dengan pemandangan salah satu kaki mia yang berlumuran darah.
Sepatu itu dibeli Jessica di akhir tahun lalu dengan harga 6 pounds, namun belum pernah digunakan karena Mia memiliki banyak sepatu.
Jessica kemudian mengajukan complain kepada Matalan, perusahaan yang memproduksi sepatu tersebut.
“Saya hanya ingin membuat pengaduan untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan agar orangtua dapat memperingatkan hal ini,” tutur Jessica.
Wanita ini mengakan kalau Mia merasa kapok dan tidak mau memakai sepatunya lagi.
Juru bicara Matalan mengatakan, “Kepuasan pelanggan kita adalah hal yang paling penting untuk kami dan kami memohon maaf atas penderitaan yang dialami oleh Jessica dan anak perempuannya.”
“Kita akan menguji semua sepatu anak-anak secara meluas.”
“Kami telah meminta kepada Jessica untuk mengembalikan sepatu tersebut untuk kami teliti lebih dalam sehingga kita dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.”
Well, mencoba sepatu sebelum membeli akan menjadi penting setelah kejadian ini.
0 komentar:
Posting Komentar